ORANG YANG KU KAGUMI

Jika gue ditanya:’Siapa orang yang paling ingin anda temui saat ini?’ maka jawabnya:’Gus Dur!’
Kenapa Gus Dur? Saya tidak tau!, aneh kan?
Tapi menurut lo kedatangan pak Sutrisno bakhir dan pak Yusril ihza mahendra nemui Gus Dur kemarin aneh gak? nurutgue juga aneh,napa? karena gue gak ngerti politik! he…he…he..!
Sejak kapan anda ngefan sama Gus Dur?
sejak dia diturunin dari jabatan presiden
kenapa?jawabanya buanyak sekali, kita ambil yang kecil-kecil saja, yang cocok sama orang ndeso macem gue.
Masalah Gus Dur VS DPR, yang membuat dia di turunkan
1.kasus ucapan ‘DPR itu seperti sekolah taman kanak-kanak?(maaf gue gak dapat nahan ketawa jika ingat itu),tapi coba anda renung bentaar aja gimana wajah DPR kita sampai sekarang?olala!
2.usulan hubungan diplomatik dengan Israil,Gus Dur bilang:kalok sama cina yang komunìs kita ada hubungan kenapa Israil yang beragama (yahudi) tidak? coba ingat! apa ada jawaban DPR yang masuk akal?
3.Kasus ajinomoto, Gus Dur ditanya: Ajinomoto halal apa haram? jawab:halal. banyak orang pada lupa termasuk yang berlebel kyai (kyai ketoprak kali!) bahwa dia itu presiden! sehingga dengan berat hati dia harus menjelaskan kebodohan masal ini (termasuk gue) dengan kaidah Usul figh’Bahwa menghindari kemudharatan itu lebih diutamakan darìpada mencari kebaikan!’ apa yang gue ucapkan waktu itu, ampuni Tuhan aku masih belum pinter! (pak musafak sori ye gue gak khatam faroid apalagi usul fiqh ha..ha..ha..!,dasar murid krenggo!)
4.Kasus goyang ngebornya inul vs bang haji
konsepnya mungkin,lebih baik sakiti temen gue dulu daripada orang lain (temen gue, kan pemaaf..!) naah saat semua reda dan dingin baru ngomong, ya secara moral Inul juga salah..! kata ini banyak diplintiri media
5.Gus Dur vs KPU
Tanyakan mas Anas urbaningrum, gimana kabar temen-temen kpunya? pasti dia senyum-senyum!, pakek loncat siih..!,tapi kamu hebat juga kok mas!
6.sebenernya masih buanyak tapi tempat terbatas!,singkatnya yang terahir, karena anak ke tìga gue lahir tgl 4 agustus makanya dikasih nama ’sydnei elma abdurrohman’anaknya cakep persis bapaknya (narcissus nih ye!) dari do’a kok, robbi sydnei elma,warzukni fahma…amin!,agar jadi orang merdeka dan pinter kayak gus dur,amin3x

JIKA AKU NADHIYIN PARTAI APA YANG KUPILIH?

Pertanyaan serupa mungkin ada pada sebagian pikiran nadhiyin di Indonesia saat ini, yang sebentar lagi menghadapi pemilu

Pilih saja partai NU, Jika partai NU tidak ada?, Pilih saja partai yang didirikan NU, Jika partai yang didirikan NU terpecah-pecah?, Pilih saja partai yang didirikan oleh orang NU, tapi partai yang didirikan orang NU banyak sekali, Pilih saja GOLPUT, nanti saya dibilang pengecut?

Dalam politik apa bedanya pengecut dengan pemberani?, apa bedanya pahlawan dangan penhianat?,keduanya adalah sama, Bukankah Abu sofyan bin Muawiyah mendirikan Dinasti Umaiyah dengan cara pengecut?, Bukankah Ken Arok mendirikan Dinasti singosari juga dengan cara pengecut?, atau sikap Amirika serikat terhadap rakyat Palìstina, Kuba dan Iran itu sikap pengecut?

Orang seperti saya yang secara genetik adalah NU atau nadhiyin sejak dari kandungan maksudnya Abah and Umi ane, kakek nenek saya juga mbah buyut saya yang katanya galak itu NU, pasti tahun ini berpikir ekstra untuk menentukan sikap di pemilu depan, ya gak?

Golput adalah juga suatu pilihan. di dalam sistem demokrasi benar dan salah tidak ditentukan oleh cara atau landasan berpikir. tapi ditentukan oleh jumlah terbanyak, ya kan?, jadi pendapat yang terbanyak itulah yang benar kata orang prancis’Suara rakyat adalah suara Tuhan..!’lalu bagaimana jika mayoritas rakyat itu masuk dalam katagori kurang pinter alias bodo, apakah orang prancis berani berkata’Tuhan adalah …’ yaah dasar otak skuler..!(bersambung)

…GURU..MURIDMU PULANG..!

INDAHNYA KAMPUNGKU

Luar biasa..!,itulah kesan pertama tentang kampung halamanku,Indonesia mini begitu aku sering mdnyebutnya,dengan penduduk yang hampir mencapai 20 ribu jìwa di tahun sembilan puluhan(sebelum di pecah) terdiri dari beragam etnis dari aceh,sunda,jawa,bugis,madura sampai bule dan papua ada di kampungku,lembaga pendikan yang jumlahnya sekitar 50 buah dan tradisi yang begitu beragam sesuai latar belakang asal individu,di bulan ramadhan ini siapapun tak akan sanggup meredam demam rindu kampung.Aku tidak sendirian mungkin ada 5 ribu orang yang meninggalkan kampung mengalami rasa yang sama dengan diriku

NASIONALISME KECIL
Sebenarnya kampungku adalah contoh potret gelap dari negeri ini,dari peristiwa memilukan tahun 65 (jika ingin tahu,kenapa Gus Dur minta maaf tentang masalah ini datanglah ke kampungku,anda tidak perlu bertanya,pasti mendapatkan jawabannya),pemilu tahu 77yang berdarah-darah,kasus santet,kasus ninja dan tragedi kemanusiaan lainya(de facto),Inilah yang membuat ikatan,persaudaraan masyarakat di kampungku begitu lekatnya,ikatan keluarga,ikatan sahabat,ikatan guru-murid dan sebagainya

Mudik bagiku adalah ritual lain dari bulan ramadhan,inilah kesempatan murid ketemu guru,TK,guru ngaji sampai guru sekolah,romantisme guru-murid ini belum pernah aku temui dimanapun.juga kesempatan bertemu dengan sahabat yang terpisah sampai puluhan tahun,intinya ‘Idul fitri adalah reuni raksasa bagi kampungku,yang akan kami rayakan 1 bulan sawal penuh.
…tunggulah aku sahabat..aku akan datang…pak guru…muridmu akan pulang…aku rindu semuanya…

LIDAH GLOBAL

Rosululloh s.a.w telah wanti-wanti kepada kita’Janganlah sekali-kali kamu menghina makanan,jika kamu suka makanlah dan jika tidak suka,diamlah’

Pertama kali aku datang ke Pekalongan,makanan yang pertama aku jumpai adalah ’soto’,aku masih ingat betul betapa kaget dan terperanjatnya aku melihat soto di terminal kota Pekalongan,kenapa?enam jam sebelumnya aku juga makan soto di terminal Tertonadi (solo) dan sehari sebelumnya aku makan soto di terminal Bumurasih(Surabaya),tapi oh…my God…! kenapa dengan soto Pekalongan?apa gerangan yang telah terjadi?malang nian nasibmu! hingga hitam legam begini,siapa yang telah menganiayamu?
(tapi itu semua hanya dalam hati),karena aku pernah mengalami beberapa kali hal seperti itu,jadi orang jawa sekarang tidak perlu kaget lagi jika buah durian kegemaranya itu ternyata sampai di Palembang jadi sambel(tempoyak) atau ares(isi batang pisang) itu di lombok(NTB) jadi makanan lezat.

Artinya mulai sekaran kita harus dapat mengatakan dan merasakan bahwa semua makanan itu enak,Yokya yang manis,Pekalongan yang uasiin,Banyuwangi yang anyepp atau padang yang gurih/pedas semua sama enaknya,asalkan kita dapat melatih lidah kita menjadi lidah global,sehingga kita dapat hidup dì segala situasi dan kondisi,Semoga..!

TOLONGLAH AKU

Tetap saja,aku tak tahu…kapan semuanya akan berlalu…berakhir…dan terhenti…tak pernah datang lagi
Yaah…hari ini aku sekarat…karena jiwaku terkapar di tengah lautan sampah keserakahan yang hampir tak bertepi…hatiku meranggas…seperti padang ilalang…tak tersiram setetespun…air dalam semusim
Apalagi..!?semuanya telah kucoba…melewati batas nalarku…tetap saja…!semua seperti bayangan hitam masa lalu hatiku sendiri…dan selalu mengikuti…kemanapun aku berlalu
Ya Tuhan…tolonglah aku…
(bukan untuk siapapun)

OTAK JAMAN BATU

Jika kita mengamati,patung-patung atau relief candi dari peninggalan jaman kuno atau jaman batu,kita akan melihat ukiran-ukiran manusia setengah telanjang atau telanjan sama sekali.

Coba bandingkan dengan fotonya deja chan di situs-situs dewasa atau tiara lestari pada majalah’kelinci’,atau ernie kasidi di era delapan puluhan,apa bedanya?,sama-sama mengekspresikan bentuk tubuh manusia,dan sama-sama bugil atau setengah bugil,tapi kenapa yang di candi sukuh atau candi borobudur itu tidak ada yang mengatakan pornografi?,tapi yang lain disebut pornografi?

Terus bagaimana dengan patungnya mbak’Sarinah’di halaman istana itu?dia mewakili siapa?,mewakili jamanya?,budaya?,seni? atau pornografi?

Mengamati masalah’tata busana’suatu bangsa dimana-mana ternyata hampir sama,selalu mengikuti perkembangan kebudayaan dan teknolgi pada jamanya.Suku-suku bersahaja,misalnya suku sumba dan kubu di Indonesia,mereka belum begitu mengenal atau hampir tidak mengenal cara berbusana,karena selain masalah budaya tentu saja karena mereka belum mengenal teknologi membuat busana.

Jadi jika kita amati pada tingkat perkembangan yang sama maka budaya berbusana hampir sama,perhatikan baju orang eropa (baca:kulit putih) jaman dulu yang modelnya kira-kira sama dengan orang gipsi amerika sekarang,bandingkan dengan baju tradisional orang cina atau kimononya orang jepang,atau kebayanya orang jawa,sama kan?

Terus bagaimana dengan busana muslim itu?,jilbab?,hijab?,atau yang lain?Pertanyaana: Apakah setiap laki-laki yang memakai sorban atau tutup kepala itu pasti Muslim?,tentu tidak.orang sikh juga memakai sorban?,apakah setiap perempuan yang memakai tutup kepala pasti muslimah?,tentu saja juga tidak,perempuan tamil atau india juga memakai tutup kepala?
Jangan salah paham,saya juga orang yang setuju wanita muslim memakai jilbab dalam pengertian yang menutupi seluruh badan selain muka dan telapak tangan,tapi kita juga jangan mudah menyalahkan jika ada orang atau ulama yang mengatakan bahwa jilbab itu tidak harus tutup kepala atau tutup seluruh badan.

Yang bikin kita bingung dan pusing adalah beberapa wanita sekarang yang suka memakai baju seksi atau bikini atau tidak memakai apa-apa alias bugil atau nudis atau naked atau telanjang bulat (telur) seperti jaman kendedes itu,artinya hidupnya jaman sekarang tapi’OTAK JAMAN BATU’ya gak?
terimakasih …

RAMADHAN DIANTARA TRADISI

Pada suatu kala Tuhan (robbi:guru) pernah memberikan test pilihan ganda kepada hambanya yang bernama Sulaiman (King Solomon) meskipun Dia sudah tau,apakah hasil atau nilai dari test itu,tapi tetap saja dilakukan,itu untuk menunjukan bahwa walaupun Dia itu maha kuasa tetapì tidak pernah melanggar hukum yang dibuatnya sendiri. Soal dari test itu adalah’Hai Sulaiman andaikan Aku memberikanya kepadamu,mana yang kau pilih,apakah Ilmu,tahta atau harta ?’dengan kepercayaan penuh Sulaiman menjawab’Ilmu guru..!’.Tetapi dengan jawaban itu apa yang didapat?,dia mendapatkan ilmu,tahta dan harta.Artiinya dengan ilmu Sulaiman dapat merubah dunia.
Ilustrasi kecil ujian awal Sulaiman itu sering kali dilupakan orang,kenapa kecil? karena Tuhan begitu banyak memberikan gambaran tentang kelebihan ilmu atau orang yang berilmu daripada yang lainya.
Masalah khilafiah dalam tradis fikih Islam sudah terjadi sejak lama,mengikuti gairah keilmuan pada masanya,tetapi sebagian besar masalanya itu-itu juga.misalnya dalam rangka puasa Ramadhan,apa masalah khilafiah yang mengikutinya? masalah penetapan hari awal ramadhan,antara ru’yat dan khisab,jumlah raka’at sholat tarawih dan lain sebagainya.
Sebenarnya masalah itu bukan masalah besar jika kita di bekali ilmu dalam bersikap,bahanya orang yang bodoh memberi pelajaran pada orang yang bodoh,lebih celaka jika orang bodoh merasa pinter menganggap dirinya mampu berijtihad (baca:mujtahid) dan mengajar kepada orang bodoh,jadinya hukum diplintiri (ìstilahnya Gus Dur).Jadinya di masyarakat terdengar seperti suara pasar dharurat
Kesesi,satu pihak merasa (lebih) benar dan menganggap pihak yang lain salah,yang satu merasa sesuai sunnah nabi dan menganggap yang lain adalah tradisi nenek moyang yang tidak layak diikuti,
Semua tidak perlu terjadi jika keduanya dibekali dengan ilmu yang memadai.
(bersambung,trims…!)

MIMPI TAK PERNAH SAMPAI

Waktu sekolah dulu aku pernah membaca sebuah tulisan pendek dari Hamka kalau tidak salah yang berjudul’Ghiroh’,tahu gak…apa yang terjadi setelah membaca tulisan itu?,aku jadi bertanya-tanya,bagaimana masalah sekecil itu dapat disampaikan dengan begitu hebatnya?,begitu juga ketika aku belajar tentang ilmu calculus,bisa-bisanya aku jadi tidak mengerti?,sejak saat itu aku ingiin sekali jadi seorang ‘penulìs’ karena aku beranggapan dengan menulis orang dapat merubah dunia.
Tapi apa yang terjadi?jangankan belajar menulis,membaca buku saja aku hampir tak ada kesempatan,aku malah berada dilingkungan yang sama sekali tidak ada tradisi keilmuan itu.padahal aku hidup lebih dari sepulu kali pindah alamat dari hutan martapura(sumsel),rembang,kediri,semarang,sampai Banyuwangi,alangkah malangnya aku?.yaah akhirnya kukubur dalam-dalan angananku itu.
Makanya sampai sekarang kalau melihat orang pinter-pinter itu aku merasa begitu kecil,apalagi mereka yang memiliki kemampuan ditingkat’idealis’bukan pada orangnya tapi ilmuya,orang seperti Gus Dur atau Kang jalal itu adalah orang-orang yang luar biasa!,
yaah sekarang ini harapanku paling-paling tinggal ada titipan Tuhan itu(anak) semoga tidak semalang Abahnya.Apa yang bisa diharapkan dari lelaki usia hampir lima puluh tahun,selain berdo’a semoga titipan itu dapat mewujudkan’impianku yang tak jadi kenyataan’ Amin.
Saya juga baru tah,ternyata hampir semua orang hebat hebat itu ide-idenya semua untuk kebaikan manusia,dari yang sering kita anggap ngawur seperti C.Darwin atau yang sosialis itu(!?),jadi kita harus belajar membedakan antara yang punya ide(ilmuan murni) dengan pelaksana(ekskutor),ingat pemimpin kita hari ini sebagian besar hanya ekskutor,maka hati-hati menyikapinya??!