GALAU

Ada api yang baranya cukup untuk membakar semua yang di dada..! sering terlintas di benak, Kenapa tidak ku padamkan saja.? atau sudahlah… tinggalkan saja semuanya..! selesai kan..?

Ya..! inginya aku juga seperti itu..! tapi nyatanya tetap saja..!’aku tak sanggup..!’ dan sampai kapan..? aku tak tahu..! rasanya semua yang ada hanya akan memperbesar nyala api itu… kalau toh hari ini tidak terjadi apa-apa… itu karena semua tenagaku kucurahkan hanya untuk itu… tapi sampai kapan aku sanggup..? hari ini saja aku sudah lelah..! capek..! rasanya aku mau menyerah… dan kubiarkan saja api itu membakar semuanya… dan akan ku ikuti kemana saja naluriku pergi… melanglang buana menembus cakrawala… biru-nya langit… tentunya denganmu…

Lihat saja pagi ini..! indaah sekalì..! mentari itu..? tumben nongol..! musim begini biasanya ujaaan teruss..! atau paling tidak mendung…dan ‘dingin’, tapi pagi ini hangaat sekali…

ANDAI SEMUA BERLALU

Semula aku duga bara itu akan padam seiring dengan berjalanya waktu… tapi nyatanya ini hampir tahun ke enam… jangankan padam..! malah merajalela kemana-mana..! merusak jìwa dan menyesakkan dada… aku sedih sekali jika melihat hati ini..! kenapa aku jadi yang tidak punya nyali? aku tahu..! membuat keputusan yang keliru itu masih lebih baik dari pada tidak berbuat apa-apa,seperti saat ini

Entahlah..! rasanya aku tak dapat mengingat yang keberapa lagi..! dimana aku selalu bertanya ‘Apa sih yang aku harapkan dari semua ini..?’ tidak ada kan?

Tahu gak apa yang paling aku khawatirkan hari-hari terahir
ini? hadirnya rasa ‘kesepian’ karena kitidak hadiran dirimu.! (bersambung)