KEMERDEKAAN,KEJUJUR AN DAN KEBENARAN

Hanya orang MERDEKA yang mampu menyampaikan keBENARAN secara JUJUR,mengapa
1.Apakah merdeka itu? apakah manusia dapat mencapai kemerdekaan?. Seperti apa manusia merdeka itu?
Merdeka dalam arti sempit adalah bebas, Bebas dari segala hal yang salah,ketika kita tidak sanggup menyampaikan pemikiran, pendapat atau isi hati nurani yang kita yakini kebenaranya itu artinya kita belum merdeka.
Beberapa nama lain dari gambaran bentuk orang merdeka misalnya dalam versi Islam adalah ‘Insan kamil’ atau dalam mistik jawa’manunggaling kawulo gusti’ dalam versi sain,seni budaya pengertianya semua sama atau hampir sama.Dalam sain modern (fìsika inti) yang kesimpulan mutahirnya dalam bahasa sederhana adalah jika materi atau benda dipecah sampai tingkat atom dan terus dibelah maka hasil ahinya adalah ‘foton'(foton gelombang apa materi?) dalam versi ‘klenik’ jawa kita mengenal ‘manunggaling kawulo gusti ‘ jika kita telah mencapai tingkat ini maka hasil akhirnya adalah kita,aku, manusi, atau materi atau benda itu pada hakikatnya ‘tidak ada’ artinya kita ini tidak ada, karna kita tidak ada maka kita sangat tidak pantas menyebut diri dengan’aku’, jadi hanya yang Tuhan yang pantas menyebut ‘AKU.!’ yang dalam agama Buda dikatakan’yang nyata itu adalah (hakikìnya) maya atau semu, dan yang maya itu adalah nyata’.pada dasarnya sama dengan teori sain. dalam versi Islam (baca:torikot) dan filsafat yunani (Aristoteles /bapak pertama dan Al Farabi /bapak kedua) juga sama.Jadi orang yang merdeka itu adalah orang yang menguasai atau dapat memasuki kawasan keILAHIan atau ‘akal murni atau hakikat atau lepas dari sifat materi. bukan materi tapi ‘sifat materi’. Makanya jika kita cermati pola kehidupan ‘ilmuan sinting'(ìstilah ilmuan genìus dalam sain) itu mirip dengan sufi dan senimam tulen,cermati pola hidup sufi Samsudin (si tukang besi) dan bandingkan dengan Edison atau si Archimides ‘eurika’ karena mereka itu adalah orang yang mendekati ‘manusia merdeka’.
Apakah manusia bisa merdeka? atau apakah manusia dapat memastikan kebenaran hakiki?.jawabanya’tidak bisa’ mengapa? jawaban dalam versi agama: Tuhan tidak menunjukan semua kebenaran alam semesta ini dalam bentuk hakikat, karena itu manusia diberi akal yang gunanya untuk mencari kebenaran hakiki. firman Tuhan’Apakah kamu kira kamu masuk surga itu dengan gratìs?’
2.Kebenaran dapat dicari dengan banyak cara, Wahyu, intuisi, semedi, tapa brata, sampai metode ilmiah atau akal atau logika (baca:lojik).duh..gak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑